Kemacetan Cikampek, Berlaku Dari KM 47 Hingga 08:00 WIB Sekali Jalan

Korlantas Polri melakukan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus mudik berupa one way. One way sudah dilakukan sejak tadi malam pukul 23.00 WIB dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga KM 414 Tol Kalikangkung.

“Pukul 23.00 WIB malam ini akan dilaksanakan kembali one way dari KM 47 sampai KM 70, yang otomatis menjadi one way KM 47 sampai dengan Kalikangkung 414 hingga pukul 08.00 WIB besok,” ujar Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi kepada wartawan, Jumat (29/4/2022).

Eddy mengatakan one way dilakukan sejak tadi malam karena arus kendaraan dari Jakarta menuju arah Jawa mulai meningkat. Sedangkan arus lalu lintas dari arah Jawa Barat menuju Jakarta lancar.

“Adanya peningkatan arus dari Metro Jaya, sementara arus samping dari Polda Jabar ke Jakarta situasi landai dan memungkinkan untuk diberlakukan one way,” tuturnya.

Eddy meminta masyarakat untuk memantau informasi rekayasa lalu lintas one way. Saat berakhirnya one way pada pukul 08.00 WIB nanti, polisi membutuhkan waktu 2 jam untuk menormalisasi arus lalu lintas.

Oleh karena itu, Eddy mengimbau kepada masyarakat yang hendak menuju ke Jakarta untuk mengikuti aturan tersebut. Dia meminta warga yang ingin pergi ke Jakarta via jalan tol agar melintas sekitar pukul 10.00 WIB.

“Masyarakat yang akan menuju arah barat (Jakarta), dapat menggunakan jalan tol setelah pukul 08.00 WIB plus 2 jam (normalisasi), atau sekitar pukul 10.00 WIB,” imbuh Eddy.

Sebelumnya, kemacetan panjang terjadi di ruas Tol Japek dari Km 5 hingga Km 47. Bahkan, kemacetan mengular hingga Pondok Gede dan Tol JORR.

“Untuk info lalu lintas saat ini kepadatan di tol Japek informasinya dari Jatiwaringin, Km 5,” ujar petugas call center Jasamarga, Ahmad, saat dihubungi pukul 00.42 WIB, Sabtu (30/4).

Ahmad membeberkan kemacetan itu terus berlanjut ke Tol Japek Km 47. Kepadatan volume lalu lintas kembali terjadi di sekitaran Bekasi Timur hingga rest area Km 19, hingga Km 42 menuju Km 47.

“Kemudian kepadatan volume kendaraan dari Bekasi Timur hingga rest area Km 19, lalu di sekitaran Cibitung sampai Cikarang, kemudian Cikarang Barat padat hingga rest area Km 33, dan padat dari Cibatu hingga rest area Km 39,” tuturnya.

“Kemudian dari sekitaran Km 42 padat antrean masuk jalur ke arah one way dari Km 47,” sambung Ahmad.